Dasa Aksara Suci, Bhuana Pranayama.

Dasa Aksara Suci, Bhuana Pranayama.

BALINESE YOGA TRADITION

  • Eka Dasa Aksara adalah Sebelas huruf, dalam doa mantra sering Pancaksara digabungkan dengan Panca Brahma Wijaksara dan ditambah “OM”, sehingga berbunyi:
    a. OM = Untuk menyebutkan Ida Sang Hyang Tunggal
    b. SA = Sanghyang Sadyojata, manifestasi Tuhan yang menjaga alam bagian Timur.
    c. BA = Sanghyang Bamadewa, manifestasi Tuhan yang menjaga alam bagian Selatan.
    d. TA = Sanghyang Tat Purusa, manifestasi Tuhan menjaga alam bagian Barat.
    e. A = Sanghyang Aghora, manifestasi Tuhan menjaga alam bagian Utara
    f. I = Sanghyang Isana, manifestasi Tuhan menjaga alam di Tengah-Tengah.
    g. NA= Sanghyang Mahesora, manifestasi Tuhan menjaga alam di Tenggara.
    h. MA = Sanghyang Rudra, manisfestasi Tuahn menjaga alam di Barat Daya.
    i. CI = Sanghyang Sangkara, manifestasi Tuhan menjaga alam di Timur Laut.
    j. WA = Sanghyang Sambhu, manifestasi Tuhan menjaga alam di Timur Laut.
    k. YA = Sanghyang Ciwa, manifestasi Tuhan menjaga alam di Tengah-tengah.

‎10 hurup suci (Dasa Aksara)

hurup-hurup suci yang merupakaran sumber dari alam semesta termasuk manusia adalah dasaaksara. mungkin sudah banyak yang sering mendengar kata Dasa Aksara ini, berikut ini akan diulas kembali Dasa Aksara tersebut..
10 hurup suci (Dasa Aksara)
yang merupakan sumber alam semesta

Semoga tiada halangan.
Ini merupakan wejangan yang teramat mulia, diceritakan dalam setiap tubuh manusia terdapat hurup – urup yang sangat disucikan, diceritakan pula bahwa Dewa – dewa dari hurup suci tersebut bersatu menjadi sang hyang ‘dasa aksara’. Dasa aksara merupakan sepuluh hurup utama dalam alam ini yang merupakan simbol dari penguasa alam jagat raya. Dari sepuluh hurup bersatu menjadi panca brahma(lima hurup suci untuk menciptakan dan menghancurkan), panca brahma menjadi tri aksara(tiga hurup), tri aksara menjadi eka aksara (satu hurup). Ini hurupnya: “OM”. Bila sudah hafal dengan pengucapan hurup suci tersebut agar selalu di ingat dan diresapi, karena ini merupakan sumber dari kekuatan alam semesta yang terletak di dalam tubuh kita (bhuana alit) ataupun dalam jagat raya ini (bhuana agung).

Begini caranya menyatukan ataupun menempatkan sang hyang dasa aksara dalam badan ini. Yang pertama sang hyang sandhi reka yang terletak dalam badan kita ini. Beliau bertapa-beryoga sehingga beliau menjelma menjadi sang hyang eka jala resi. Sang hyang eka jala rsi beryoga muncul sang hyang ketu dan sang hyang rau.

Sang hyang rau menciptakan kala (waktu), kegelapan, niat (jahat yang sangat banyak, sedangkan sang hyang ketu menciptakan tiga aksara yang sangat berguna, diantaranya wreasta (ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, ma, ga, ba, nga, pa, ja, ya, nya), beserta swalalita dan modre. Sehingga jumlah hurupnya adalah dua puluh hurup.
Aksara modre bersatu dengan sembilan hurup wreasta yaitu dari ha –wa, yang kemudian disebut dasa sita.
Aksara swalelita, bersatu dengan sembilan hurup wreasta lainnya yaitu dari la – nya, yang kemudian disebut ‘dasa sila’ dan ‘dasa bayu’.
Bertemu ketiga induk dari aksara suci tersebut; dasa sita, dasa sila, dasa bayu menjadi ‘dasa aksara’.

begini cara menempatkan sang hyang dasa aksara didalam badan;

Sa ditempatkan di jantung,
Ba ditempatkan di hati,
Ta ditempatkan di lambung,
A ditempatkan di empedu,
I ditempatkan di dasar hati,
Na ditempatkan di paru – paru,
Ma ditempatkan di usus halus,
Si ditempatkan di ginjal,
Wa ditempatkan di pancreas,
ya ditempatkan di ujung hati.

Dasa aksara diringkas menjadi panca brahma (sa, ba, ta, a, i).
panca brahma diringkas menjadi tri aksara (a, u, ma).
Setelah itu baru turun arda candra (bulan sabit), windu (lingkaran) dan nada (titik).
Baru boleh di ucapkan sang, bang, tang, ang, ing, nang, mang, sing, wang, yang.

lafalkan aksara tersebut lalu letakkan dalam tubuh kita dan alam semesta.
Ini rangkuman intisari dari sastra yang berjumlah lima hurup, yang digunakan untuk memuja tuhan, memanggil, menghaturkan persembahan, memohon anugrah dari tuhan YME, diantaranya:

mantra untuk memuja tuhan, Mang Ang Ong Ung Yang.
mantra untuk memanggil agar tuhan berkenan hadir, Ang Ong Ung Yang Mang
mantra untuk mempersembahan sesajen jamuan dari kita, Ong Ung Yang Mang Ang
mantra untuk memohon anugrah dari tuhan YME, Ung Yang Mang Ang Ong

yang disebut Panca tirta, ini aksaranya:

Sang sebagai tirta sanjiwani, untuk pangelukatan (membersihkan).
Bang sebagai tirta kamandalu, untuk pangeleburan (menghancurkan).
Tang merupakan tirta kundalini, utuk pemunah (menghilangkan).
Ang merupakan tirta mahatirta, untuk kasidian (agar sakti).
Ing merupakan tirta pawitra, untuk pangesengan (membakar).

Ini yang dikatakan panca brahma, berada dalam diri manusia. Ini aksaranya;

Nang disimpan di suara.
Mang disimpan di tenaga
Sing disimpan di hati/perasaan
Wang disimpan di pikiran
Yang disimpan di nafas.

Kemudian balikkan hurup tersebut:

Yang disimpan di jiwa
Wang disimpan di guna/aura
Sing disimpan di pangkal tenggorokan
Mang disimpan di lidah
Nang disimpan di mulut

Ini menyimpan Rwa bhineda (dua sisi dunia), ini suaranya; Ong Ung. Ong di hati putih, ung di hati hitam. Ung di empedu, ong di pancreas. Ong di dubur, ung di usus.

Ini suara inti sari; ekam evam dwityam Brahman, disebut ONG. Berupa api rwa bhineda Ang, berupa air rwa bineda Ah.

dasar mantra antuk tri aksara; Mang Ang Ung
kemulan mantra; Ang Ung Mang
pengastiti widhi dewa bethara; Ung Mang Ang
iki pengeraksa jiwa antuk catur aksara; Mang Ang Ung Ong
pengundang bhuta dengen antuk kahuripan; Ang Ung Ong Mang
pemageh bayu ring raga antuk catur resi; Ung Ong Mang Ang
pangemit bayu antuk catur dewati; Ong Mang Ang Ung

ini pertemuan sastra yang delapan belas (wreastra), bertemu ujung dengan pengkalnya menjadi dasa aksara, diantaranya;

ha – nya menjadi sang
na – ya menjadi nang
ca – ja menjadi bang
ra – pa menjadi mang
ka – nga menjadi tang
da – ba menjadi sing
ta – ga menjadi ang
sa – ma menjadi wang
wa – la menjadi ing, yang

ini merupakan maksud dari sastra wreastra, dibaca dari belakang. diantaranya;

nyaya berarti sang Hyang Pasupati, tuhan
japa berarti sang hyang mantra,
ngaba berarti Sang Hyang guna,
gama berarti kekal, abadi,
lawa berarti manusia
sata berarti hewan dan binatang
daka berarti pendeta, nabi, orang suci
raca berarti tumbuhannaha berarti moksa, nirvana

demikianlah sastra yang ada di alam ini yang berada juga didalam tubuh kita. Jagalah kesucian dan keseimbangan dari hurup suci tersebut. Semoga setelah membaca dan meresapi sastra ini, dunia ini akan menjadi semakin sejahtera.

Cara Meditasi nya 

, Sebelum meditasi lakukan pembersihan diri dengan air kembang 10 warna, berdoa memohon Tuntunan Hyang Dewata Nawa Sanga.

  1. Pusatkan kesadaran dijantung, rasakan energy jantung, setelah pasti getarkan suara Sang… 5 kali, kalau berhasil kita akan melihat warna putih keluar dari jantung kita.
  2. Pusatkan kesadaran di Ati, setelah pasti getarkan dengan suara Bang…..9 kali, kalau berhasil akan nampak cahaya warna merah muncul dari Ati.
  3. Pusatkan kesadaran di buah pinggang, getarkan dengan suara Tang….7 kali, kalau berhasil akan keluar cahaya kuning dari buah pinggang.
  4. Pusatkan kesadaran di empedu, getarkan dengan suara Ang….. 4 kali, kalau berhasil akan keluar cahaya warna hitam.
  5. Pusatkan kesadaran pada pertengahan Ati, getarkan dengan suara Ing….8 kali, kalau berhasil akan muncul warna cahaya pelangi.
  6. Pusatkan kesadaran di daerah paru-paru, getarkan dengan suara Nang…8 kali, kalau berhasil akan muncul cahaya warna merah keputih-putihan.
  7. Pusatkan kesadaran di usus, getarkan dengan suara Mang…. 3 kali, kalau berhasil akan muncul cahaya warna jingga.
  8. Pusatkan kesadaran di limpa getakan dengan suara Sing…..1 kali kalau berhasil akan muncul cahaya warna hijau.
  9. Pusatkan kesadaran di kerongkongan, getarkan dengan sura Wang….6 kali kalau berhasil akan muncul warna cahaya biru kelabu.
  10. Pusatkan kesadaran di susunan rangkaian Ati, getarkan dengan suara Wang…..8 kali, kalau berhasil akan muncul warna pelangi.

  Setelah berhasil memunculkan cahaya dari setiap oragan ini, lalu satukan seluruh energy ini dan luluhkan , caranya sebagaiberikut: 

 Denga konsentrasi dan kesadaran penuh , salurkan nergy yang ada di Paru-paru ke  jantung dan luluhkan dijantung, getarkan dengan Suara Sang….1 kali.  Akan keluar warna putih.  Selanjutnya salurkan energy di Usus, ke organ Ati dan luluhkan di Ati, getarkan suara Bang 1 kali, akan muncul cahaya warna merah. Selanjutnya arahkan energy di organ limpa dan salurkan ke buah pinggang, getarkan dengan suara Tang.. akan muncul cahaya warna Kuning.Selanjutnya salurkan energy di organ kerongkonangan dan salurkan ke empedu dan luluhkan dengan suara Ang 1 kali akan muncul cahaya warna hitam.  Selanjutnya energy di rangkaian Ati, disalurkan ke pertengahan Ati dan luluhkan dengan suara  Ing.. 1 kali, akan muncul cahaya pelangi. Lakukan hali ini sampai berhasil.

   Kalau sudah berhasil tahap ini, lanjutkan lagi langkah meluluhkan energy ini,  Salurkan enrgy di jantung teruskan ke Ati dan luluhkan dengan suara Ang….1 kali, Cahaya merah akan muncul, Salurkan energy buah pinggang ke empedu dan luluhkan dengan getaran suara Ung….1 kali, akan muncul cahaya warna hitam,  Dan salurkan energy dari rangkain Ati ke pertengahan Ati, luluhkan dengan suara Mang…. 1 kali, dengan warna cahaya pelangi dominan putih.  Inilah kekuatan alam yang maha dahsyat telah hidup dalam diri kita.  Kalau sudah berhasil dan lanjutkan kesadaran pada kekuatan inti tiga energy ini, luluhkan ketiga energy ini, sehingga akan menjadi kekuatan negative dan positif, dua kekuatan besar bersama kita. Caranya tarik nafas di tulang ekor dengan suara Ang, keluarkan di ubun-ubun dengn suara Ah, sampai kelihatan dua cahaya hitam dan putih. Dan harmoniskan kekuatan ini dalam diri, selaras dan harmonis sehingga dua kekuaan berbeda menjadi luluh. Dengan luluhnya kekuatan ini akan terdengar suara gaib Om dari Kalbu, rasakan getarn O m ini, setelah terasa kuat dan murni, pusatkan daya bathin, satukan sikap, pikiran dan hati, mengeluarkan kekuatan ini kea lam semesta dengan kosentrasi satu titik di depan kita, dengan suara Ommmmmm lakukan beberapa kali sesuai keperluan. Nah kalau berhasil dan murni getaran ini, akan nampak sangat jelas didepan kita ada pintu gaib terbuka menunggu kita.

Inilah Pranayama atau meditasi enrgy vital Bali Yoga.

Contac Us:

Guru Made Sumantra

Address: Lungsiakan Rd, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia.

www.yogahealingbali.com

Email: info@yogahealingbali.com

Call: 087861187825

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s