Mengapa Surya Namaskara bisa menyembuhkan penyakit?

                            Mengapa Surya Namaskara bisa menyembuhkan penyakit?

 Surya namaskara merupakan therapy yoga yang sangat ampuh, dan memiliki jangkauan therapy yang sangat luas. Karena Surya Namaskara ini mudah dan menyenangkan untk dilakukan dan tidak butuh waktu banyak. Kesehatan pisik merupakan syarat mutlak bagi kesehatan mental.

  Pada bagian ini kita akan membicarakan dan menggarisbawahi Surya Namaskara sebagai peralatan therapy, yang menguraikan bagaimana bisa mencegah terjadinya penyakit dan meluruskan fungsi fisik, aliran energy dan keseimbangan mental. Sesungguhnya peranan Surya namaskara pada kesehatan mental jauh lebih besar dari apa yang di perkiraan orang.

 Walaupun Surya namaskar merupakan cara ampuh untuk membasmi berbagai penyakit, tapi harus diajarkan di bawah bimbingan ahlinya yang sudah memahami therapy Yoga ini, kalau tidak malah akan membuat cidera pada bagian tubuh kita. Proses penyembuhan harus di laksanakan secara perlahan-lahan dan terkendali di bawah bimbingan ahlinya.

Beberapa gangguan penyakit yang yang dapat diperbaiki oleh Surya namaskara seperti : jerawat, bisul, anemia, kurang nafsu makan, kelelahan, kegemukan, reamatik dan persendian, sakit kepala, asma, dan penyakit paru-paru lainnya, pencernaan, sembelit, penyakit ginjal, penyakit hati, tekanan darah rendah, epilepsy, diabetes, penyakit kulit, flu, ketidak seimbangan kelenjar indocrine, maslah menstruasi dan monopuse, penyakit pikiran seperti kecemasan, depresi, dan syaraf.

System Tubuh sebagai landasan therapy.

   Tubuh manusia tersusun atas sejumlah system organ berbeda yang bekerjasama untuk melakukan fungsi badan tertentu dan menjaga organism menjadi satu kesatuan yang utuh. Semua system vital merupakan interaksi yang seimbang dari berbagai system organ yang saling bergantung. Kegagalan pda salah satu system organ atau fungsinya akan merugikan pada seluruh system tubuh dan penyakit tidak dapat dihindari lagi.

Dari susdut pandang Yoga, kesehatan yang buruk disebabkan oleh ketidak seimbangan dalam system energy tubuh. Tidak berpengaruh betapapun cerdasnya seseorang ataupun betapapun baik dan taat hukumnya seseorang, kalau sustem energynya tak berfungsi sewajarnya, orang itu akan menderita penyakit. Penyakit akan menyerang tanpa peringatan, namun tanpa disadari penyakit itu sudah mengendap bertahun-tahun pada tubuh kita. Tersembunyi pada struktur genetis tubuh atau terselip di alam bawah sadar kita. Tapi kalau keseimbangan energy teap terjaga, semua penyakit akan menyingkir dari kita.

Nadhi yang tidak seimbang, memngakibatkan penyakit.

  Dalam kehidupan normal Nadhi Ida dan Punggala, tidak seimbang energynya, menyebabkan selalu terjadi fluktuasi energy, perasaan bathin, periode sehat dan sakit, terjadinya pasang surut dalam kehidupan. Ini adalah proses normal karena sebagai penggantian energy secara terus menerus dari Ida ke Pinggala dan kembali lagi dari Pinggala ke Ida Nadhi dalam suatu siklus. Pada individu normal selalu terjadi dominasi energy pada salah satu nadhinya, bisa ida atau Pinggalanya, jarang sekali mengalami keseimbangan kedua Nadhi ini. Suatu penyakit akan timbul, kalau terjadi dominasi energy pada Satu nadhi dalam waktu lama.

Seseorang yang lebih didominasi oleh Pinggala Nadhi, orang ini akan sangat ektrovert, memiliki pengalaman bathin yang sangat sedikit, mencari pemenuhan bathin dengan kesenangan di luar, keingginan dan ambisi. Secara terus menerus akan mengejar kebahagiaan dari luar, dan begitu tak terpenuhi dan memuaskan bathinnya akan mengakibatkan frustrasi dan tekanan bathin. Secara anatomy orang yang dominasi Pinggala cendrung terlalu mengaktifkan system syaraf simpatetisnya, mengeluarkan terlalu banyak asam yang menyebabkan luka, peningkatan tekanan darah melampaui batas normal. Mengeluarkan adrenalin terlalu banyak karena selalu bersikap berjuang dalam kometisi kehidupan dan olah raga akan menjadi sedikit waktu. Akhirnya endocrine dan metabolism tidak seimbang akan mengkibatkan orang ini selalu gelisah dan sangat peka, tidak ada ketentraman dalam bathin.

Seseorang yang didominasi oleh Ida Nadhi, orang ini akan bersifat introvert, senang melamun, lebih banyak berpikir daripada berbuat, sangat sensitive dengan segala kejadian luar dan antar pribadi, ia mencari kebahagian bhatin dalam dirinya.Energynya sangat lemah, penyakit yang terjadi biasanya sperti sembelit, depresi, kecemasan, radang usus besar, eksim, dan kondisi psikhosomatik.

Seimbangkanlah kembali Nadhi-nadhi ini.

Latihan Surya namaskara, dapat mencegah datangnya penyakit dari maslah nadhi ini, karena kondisi ini membutuhkan dorongan prana Sakti untuk mengembangkan stamina tubuh yang diperlukan untuk mengatasi penyakit, dan juga mengaktifkan proses katabolis dalam metabolism kita.  Latihan Surya Namaskara bukan hanya menghilangkan efek racun pada jaringan tubuh kita, tapi juga merangsang proses perkuatan sel-sel , dalam sel maupun antar sel. Dengan selalu seimbangnya nadhi, keharmonisan energy di dalam diri kita akan memdorong kondisi kita pada kesehatan tubuh.

Efek Langsung dan Menyeluruh Surya Namaskara Pada Tubuh.

   Dengan melakukan Surya Namaskara akan memberikan efek langsung pada tubuh kita, dengan memberikan tekanan, pemijatan, peregangan dan secara umum memperkuat dan menyokong struktur jaringan internal. Ini membantu fungsi pelenyapan dan merangsang energy saraf, untuk meningkatankan kesehatan secara menyeluruh. Manfaat Langsung pada setiap system organ tubuh kita, dapat di lihat seperti berikut ini.

 

System Pernafasan.

  Paru-paru kita terdiri dari ruang-ruang atau bagian-bagian. Pada pernafasan normal orang jarang menggunakan semua bagian paru-paru, yang digunakan bagian bawah saja, dan bagian atas jarang digunakan. Sehingga penuh timbunan udara yang tak terpakai, seperti karbon dioxide dan gas-gas mengandung racun. Tumbunan ini secara berlawanan mempengaruhi system pernafasan dan system tubuh lainnya. Dalam gerakan Surya namaskara, prose pernafasan ritmis mendalam yang disesuaikan dengan setiap gerakan akan mengosongkan paru-paru dari unsure udara yang tak diinginkan dan mengganti dengan udara baru yang lebih bersih, segar dan penuh oksigen.  Ini terutama terjadi dalam gerakan  hasta utthanasana  yang membuka rongga dada dan Padahastasana, dengan menghembuskan nafas perlahan-lahan keluar lewat mulut terbuka merupakan pernafasan pembersihan amat kuat. Semua kantung paru-paru dikembangkan, kemudian dirangsang dan dibersihkan. Kandungan oksigen darah otomatis meningkat yang memberikan vitalitas dan oksigen yang cukup pada sel-sel dan jaringan badan dan otak. Kelesuan akan cepat diatasi, penyakit pernafasan seperti penumpukan lendir , TBC dan lainnya cepat dihilangkan.

System Peredaran Darah.

Latihan Surya Namaskara dapat meningkatkan fungsi hati, yang hasilnya meningkatkan peredaran darah dan mempercepat pelenyapan limbah racun dan memberikan oksigen segar dan nutrisi pada sel-sel.  Timbunan darah yang terhenti pada limpa dan organ lainnya di hilangkan dan sirkulasi darah ditingkatkan. Otot jantung diperkuat, pembuluh darah jantung dan arteri koroner  dipacu berlipat ganda. Dan peredarah darah meningkat serta mengurangi kemungkinan serangan jantung. Sirkulasi darah yang lamban, seperti kedinginan pada kaki dan tangan, penyakit pembuluh darah juga dihilangkan. Sirkulasi darah pada kelenjar getah bening untuk keseimbangan cairan  ditingkatkan sehingga meningkatkan kemapuan penyembuhan natural dalam diri. Padahastasana dan Parvatasana membantu mengembalikan darah dari bagian tubuh bawah ke jantung, meregangkan otot-otot kaki dan menggunakan kekuatan gravitasi secara terbalik.

System Pencernaan.

Gerakan bergantian dari peregangan dan penekanan pada Surya namaskara menyelaraskan seluruh sytem pencernaan dengan pemijatan menyeluruh pada semua rongga perut. Padahastasana dan bhujangasana merupakan asana sangat ampuh untuk menekan dan merangsang organ –organ perut. Tidak hanya berfungsi menurai zat yang tidak diperlukan , tapi juga meningkatakan api pencernaan, yang menambah nafsu makan dan mempercepat proses penyerapan sari-sari makanan. Pencernaan yang baik adalah awal kesehatan menyeluruh. Makanan yang tak tercerna akan meragi  dalam perut dan usus dan menjadi gas yang menghalangi seluruh saluran pembuangan pada tubuh. Masalah sembelit dan masalah perut lainnya dapat dihilangkan.

System Urine

Ginjal memiliki fungsi amat penting dalam mengatur air dan garam pada tubuh kita, ia juga menekan kotoran dari darah dan mengeluarkannya melalui air kencing lewat kantung kemih. Ganguan pada ginjal dapat mengakibatkan ketidak seimbangan garam dan meningkatkan kandungan nitrogen dalam darah yang menyebabkan penyakit. Jika ginjal dalam keadaan tidak lancer atau kerusakan ginjal ringan, aka nada kecendrungan membentuk batu atau terjadinya infeksi yang ditandai dengan warna air kencing, agak gelap, baunya keras, sering kencing dan rasa sakit pada ginjal. Gerakan Bhujangasana, Astanga namaskara, dan asva sancalasana, akan mencegah segala akibat buruk di atas tadi.

System Kulit

Kulit adalah bagian terbesar dalam tubuh kita dan menyatukan dengan tubuh kita, dan juga mengeluarkan racun tidak berguna memalui keringat. Ketika terjadi penumpukan racun dalam darah, akan keluar melalui kulit dalam bentuk bisul, bintik-bintik merah, dan jerawat, bau tidak sedap dan sebagainya. Pada saat kita melatih Surya namaskara  sinar ultraviolet akan diserap oleh kulit, dan sinar ini menghasilkan vitamin D yang berguna untuk kesehatan  kulit. Semua asana melenturkan jaringan kulit dan menjaga fungsinya.

System Saraf.

Ke duabelas gerakan asana dalam surya namskara, semua system sraf diperbaiki, karena tulang belakang otomatis diregangkan dan ditekan sampai batas maksimum, merangsang sirkulasi pada seluruh bagian tulang belakang dan jaringan saraf. Surya namaskara menyesuaikan aliran saraf dengan merangsang organ internal, bekerja pada tulang belakang dan meningkatkan prana yang mengaktifkan pusat otak. Setelah berlatih anda akan merasakan badan anda penuh energy. Seluruh system saraf diaktifkan dan dibangukan.

 Sistem Kelenjar Endokrin

     Kelenjar-kelenjar endokrin adalah system yang paling penting dan misterius dari semua system yang ada. Mereka memainkan peranan yang amat penting dalam mengkoordinir semua proses fisiologis. Fungsi utama dari kelenjar endokrin adalah memproduksi dan mengeluarkan hormone, unsusr-unsur kimia yang dilepas dalam aliran darah dan diedarkanke seluruh tubuh dan bertanggung jawab terhadap organ-organ tertentu. Hormon ini bertindak sebagai penggerak, perangsang organ lain untuk melakukan fungsinya masing-masing. Surya Namskara, akan sanagt bermanfaat untuk selalu menjaga system kelenjar endokrin menjaga fungsinya, berikut dijelaskan:

Kelenjar Pituitari (Pada Otak) , Sahasrara Cakra.

Kelenjar ini dikenal sebagai kelenjar penguasa tubuh. Pusat yang penting ini mengatur fungsi kelenjar lain, merangsang dan mencegah skresinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Terdiri dari banyak sekresi hormonal yang mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan tubuh.  Dengan meningkatnya aliran tubuh ke kepala dan pengaruhnya pada system saraf. Surya namaskar akan selalu merangsang hipotamalus yang mengatur fungsi dari pituitary. Surya namaskara memiliki akbita langsung pada kelenjar ini. Dengan gerakan terbaliknya.

 Kelenjar Pineal , Agna Cakra.

Kelenjar ini sangat kecil dalam otak, mempunyai fungsi sanagt penting sebagai penghubung anatara berbgai tingkat kesadaran di atas dan di luar bidang fisik. Melalui rasangan pada pusat ini, kita mampu menghubungi lapisan lebih dala dari pikiran dan mengembangkan daya kesadaran, intusi, visualisasi dan imajinasi yang meningkat, yang bersatu padu pada setiap diri manusia. Kelenjar pineal dekenal sebagai mata ketiga. Asana terbalik adalah paling penting menyelaraskan kelenjar ini. Surya Namaskara mempunyai peranan penting dalam menjaga kelenjar ini, agar selalu berpungsi sbagai jendela Bathin.

 Kelenjar Thyroid /Parathyroid, Wishuda Cakra.

Kelenjar ini terletak pada tenggorokan mengendalikan laju metabolism atau kecepatan pencernaan dalam membakar makanan. Panas tubuh, pertumbuhan dan perkembangan juga dipengaruhi oleh sekresi kelenjar ini.  Kondisi kurang aktifnya kelenjar ini menyebabkan melambatnya proses  perkembangan seluruh tubuh.  Kegemukan, atau kekurusan, mudah gugup , lamban, merasa lemah semua akibat dari lemahnya organ ini. Surya Namaskara akan menjaga fungsi organ ini bekerja optimal kalau dilatih secara rutin, seperti Hasthauttanasana, Parvatasana, Bhujangasana, dan asvasancalanasana pengaruhnya sanagt ampuh pada daerah leher.

Kelenjar Thymus.Anahata Cakra.

 Kelenjar ini terletak tepat di bawah kelenjar Thyroid, yang membentang dari pangkal tenggorokan ke dada. Kelenjar ini membentuk antibody untuk menjaga ketahanan fisik terhadap bakteri, virus,  dan penyusup asing dan kanker yang berkembang dalam tubuh.  Dalam Pranamasana, kita mengalirkan prana pada anahata cakra yang secara pisik berhugungan dengan thymus. Sehingga gerakan ini pada Surya Namaskar akan bermanfaat bagi Thymus.

 Kelenjar Adrenalin, Manipura cakra.

 Kelenjar adrenalin adalah merupakan dua bagian kecil yang terletak  di puncak ginjal, yang mengeluarkan sejumlah hormone berbeda , Ketika kita berhadapan pada situasi bahaya, kelenjar Adrenalin akan melepaskan hormone yang dengan jumlah besar pada darah untuk membantu mengatasi keadaan darurat ini. Ini bertindak segera pada semua organ vital, mempercepat detak jantung dan pernafasan, meningkatkan tekanan darah menegangkan otot-otot rangka.menghentikan proses pencernaan, menyebabkan rambut berdiri dan bulu kuduk merinding dll. Kita akan merasakan takut-tiba-tiba dan akan merasakan tegang dan siaga. Ini semua karena reaksi adrenalin. Apabila produksi hormone disini terlalu banyak, manusia akan hidup tegang dan cemas, tanpa dia tahu apa penyebabnya.  Ini akan diperburuk lagi pada lingkunan kehidupan yang penuh persaingan. Tapi begitu juga sebaliknya, kalau hormone kekurangan, akan mengakibatkan kebodohan dan kurang peka terhadap rangsangan luar.  Ini juga penting untk produksi hormone sexsual.  Gerakan surya namaskara, akan selalu menjaga keseimbangan kelenjar ini, dengan melakukan penakanan dan pemijatan otot dan organ perut.

Pankreas, Swadhistana cakra.

Pankreas terletak di bagian belakang perut setingkat dengan solar plexus.  Ini akan membentuk hormone insulin, yang mengendalikan kemampuan tubuh untuk menyimpan dan menggunakan gula. Produksi insulin berlebihan membuat tubuh tidak mampu mencerna gula dan akhirnya melepas gula kedalam darah dan juga pada air seni. Penyakit ini bernama diabetes. Surya namaskara akan memberikan tekanan ke perut dank e pancreas selamam melengkungkan tubuh kebelakang selama Bhujangasana.

Organ Reproduksi, Swadhistana Cakra.

Kelenjar ini berfungsi mengatur produksi sperma dan ovum dan perkembangan alat kelamin sekunder., seperti pertumbuhan bulu-bulu, perubahan suara, pada wanita menstruasi dan pertumbuhan payudara. Dengan melakukan gerakan surya namaskara khususnya Bhujangasana, Padahastasana, dan Asvasancalasana, otot –otot derh reproduksi diperkuat dan system nya bekerja optimal.

Secara jelas seluruh kelenjar ini dapat dipelihara kesehatannya dengan melakukan Surya namaskara secara rutin.

Manipulasi Tulang Belakang.

 Semua gerakan pada surya namaskara, dikbangkitkan sekitar pelengkungan kebelakang dan kedepan  dari tulang belakang.  Pelenturan secara bergantian dari tulang belakang ini sangat berguna bagi tubuh yang jarang ditandingi oleh olah raga pisik lainnya.  Rongga tulang belakangmerupakan jalan penuntun bagi susumana, nadhi pusat, yang dilewati energy sakti menuju ubun –ubun. Dengan lenturnya Tulang belakang bukan berguna untk kesehatan pisik semata tapi juga kesehatan spiritual kita.

 Pengaruh Surya Namaskara pada otot.

Setipa gerakan Surya Namaskara, akan melatih seluruh otot tubuh kita, demi keselarasan, kekuatan  dan ketenangan energy yang mengalir di dalam diri kita.

Kekuatan Otot.

Latihan Surya Namaskara, bukan untuk mengembangkan atau memperbesar otot-otot, gerakan ini hanya bertujuan untuk meregangkan, menyelaraskan dan meluruskan struktur otot rangka, secara perlahan-lahan memperkuat postur dan kesehatan yang lebih baik dan mengintregasikan fungsi total tubuh yang lebih baik melalui proses pelurusan kembali. Kita harus melihat otot kita saling selaras hubungannya dengan organ lainnya. Kekuatan otot bukan ditentukan oleh  banyaknya tonjolan otot, tapi terletak pada usaha koordinasi dan keselarasan  masing-masing serat dalam otot. Jika terjadi ketegangan yang keras , serat-serat otot tidak cukup panjang. Sehingga alairan energyun akan tidak optimal.

Keseimbangan .

    Gravitasi menggunkan kekuatan pada smua objek.  Setiap bagian dari unsure tubuh manusia, memiliki pusat gravitasi tubuh. Pusat gravitasi ini berubah terus-menerus sesuai posisi tubuh. Pada setiap posisi, baik tidur , duduk dan yang lain keseimbangan ini selalu ada. Keseeimbangan hanya dapat dipertahankan jika gravitasi dinetralkan. Ini terjadi melalui:

-          Tekanan pada sambungan sendi yang satu dengan yang lainnya.

-          Ketahanan jaringan pengikat.

-          Yang menghidupi kontraksi otot-otot yang di koordonasikan oleh system syaraf motor sensorik.

Keseimbangan tubuh membaik jika wilayah yang menyentuh tanah bertambah , karena pusat gravitasi lebih rendah. Keseimbangan bukan statis ia membutuhkan penyesuaian berlanjut dalam kaitannya dengan fluktuasi postur, gerakan, siklus pernafasan dan tigkat kesadaran. Otak kecil bagian belakang memainkan peranan yang amat penting menjaga keseimbangan tubuh.  Otak kecil akan terhubung dan menyatukan infut-infut  dari otot dan saraf indera-indera.

Ketenangan.

Dengan gerakan lembut dan selaras dengan alairan nafas, akan memberikan ketenangan pada otot-otot dan seluruh syarap tubuh, dan sebagai akhirnya akan menenangkan hati dan pikiran, sebagai dasar untuk mencapai kesehatan secara menyeluruh.

 

Contac Us:

Guru Made Sumantra

Address: Lungsiakan Rd, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia.

www.yogahealingbali.com

Email: info@yogahealingbali.com

Call: 087861187825

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s