Bhakti Yoga

Yoga Healing Bali meditasi Aura Ubud retreat Workshop Natural Indonesia

Kesadaran Cinta Kasih Rohani.

Di Bali terdapat tempat-tempat suci dimana para penekun spiritual pergi kesana untuk bersembahyang dalam kesunyian. Mempraktekan bkati yoga  berupa Kirtana ( Kidung dan Nyanyian Tuhan) – Mantra Yoga atau Yoga mengucapkan Mantra-Mantra dan Ajapa-japa- smakin banyak orang semakin bagus.  Berpartisifasi dalam Kirtanan tersebut , memuji nama Tuhan secara beramai ramai sangat mungkin dan sungguh mudah dilakukan pada jaman ini.  Namun sejauh menyangkut cara-cara yoga meditasi ( Dhyana Yoga) sulit dilakukan. Hal ini memang sudah diterangkan secara khusus oleh para Maha Yogi, bahwa untuk melakukan yoga yang bersifat  meditasional orang harus pergi khusus ke tempat yang suci dan dimana banyak orang mempraktekan hal itu.  Dalam system Bhakti Yoga ada sembilan cara yang berbeda: Mendengarkan nama Tuhan( Sravanam), mengucapkan nama-nama Tuhan( Kirtanam visnoh), Memuja Arca di kuil ( Arcanam), Berdoa( Vandanam), menjalankan perintah-perintah Tuhan ( Dasyam) melayani Tuhan sebagai sahabat( Sakhyam) dan korban suci ( Atma-nivedanam).

    Semua system Yoga dimaksudkan untuk penyucian diri. Dan Penyucian macam apa?  Penyucian terjadi ketika seseorang menginsafi identitasnya yang asli. Penyucian bearti menginsafi bahwa Saya murni sebagai Roh, saya bukan benda material ini. Oleh karena hubungan material, kita menyamkan diri dengan alam dan kita sedang berpikir Saya adalah Badan ini. Namun dalam melakukan Yoga yang sebenarnya harus menginsafi kedudukan dasarnya sebagai sesuatu yang lain dari Alam    Pada Jaman ini adalah jaman kekacauan( kali Yuga) tidak ada cara lain untuk keinsafan sepiritual kecuali selalu ingat dan meditasi Pada Tuhan. Tiada Cara lain( Brhman –naradiya Purana).

    Pada umumnya , paling tidak di Negara-negara barat, system Yoga dimaksudkan untuk meditasi pada kekosongan, Akan tetapi Guru Made Sumantra tak menganjurkan orang meditasi pada kekosongan.  Tapi menganjurkan meditasi Kepada Tuhan sebagai jalan Bakti Yoga.

    Dalam banyak perkumpulan Meditasi Jaman ini, kita melihat orang dengan gampang, memejamkan mata, kaki bersila dengan badan tegak lurus untuk bermeditasi, tapi lima puluh persen mereka tertidur. Sebab apabila memejamkan mata dan tak sesuatupun dalam pikirannya, maka benar-benar mereka akan tertidur. Orang harus duduk tegak, mata setengah terpejam dan memandang ujung hidung, lagi pula harus tak merasa terganggu atau goyah. Jika pikiran resah orang tak akan bisa mantap konsentrasi. Dalam meditasi orang harus menjauhkan diri dari kecemasan. Tidak ada kecemasan lagi ketika seseorang mulai kehidupan spiritual. Dan juga membebaskan diri dari Tujuan lain selain Tuhan. Mengarahkan pikiran hanya pada Tuhan, bukan pada kekosongan atau yang lainnya inilah jalan Bakti Yoga. Seseorang yang dikatakan benar dalam Bakti  Yoga selalu akan berpikir tentang Tuhan sebagai sumbernya.

  Tak salah lagi seorang praktisi harus menjalani banyak kesulitan untuk menyucikan Atma(pikiran, badan dan Roh), tapi sebuah kenyataan hal itu dapat efektif dilakukan pada jaman ini, dengan jalan bhakti dan selalu menyebut nama Tuhan. Seseorang yang khusuk menyebut nama Tuhan, akan merasakan Tuhan ada dalam dirinya, dan Tuhan bersamanya, jika sudah pada kesadaran demikian mana mungkin orang tidak suci. Dengan melayani Tuhan sepanjang waktu, sejatinya seseorang sudah mendapatkan manfaat dari Yoga yang Maha tinggi.

  Dalam Yoga sangat penting mengendalikan indera-indera, ketika indera-indera sudah terkendali, pikiran harus sibuk berpikir tentang Tuhan. Orang akan menjadi tenang dalam kehidupan material ini. Bagi orang yang telah mampu menaklukan pikiran  Roh yang utama ( parama Atma) telah dicapainya, sebab dia sudah mencapai puncak kedamaian. Didunia material ini , kita sulit mencapai kedamaian, tak ada tempat damai di dunia material ini, semakin di ikat kita akan semakin masalah, tetapi orang yang tekun beryoga, kedamaian itu pasti didapatkan, karena kesadarannya pindah kekesadaran ketuhanan.

   Tempat tinggal Tuhan bukanlah kekosongan, kerajaan Tuhan seperti kehidupan, selalu banyak kegiatan tanpa henti, jadi untuk sampi kekerajan Tuhan, kita juga harus melakukan kegiatan Rohani, bukan menjadi kosong.  Cara Yoga hanya untuk menaikan diri kita sendiri hingga dapat masuk ketempat tinggal tersebut. Pada hakekatnya kita berasal dari tempat itu , namun karena lupa,kita ditempatkan di dunia material ini.

Merupakan sebuah fakta langkah maju entitas hidup ( Jiwa) menuju kesempurnaan Yoga, lahir dalam keluarga Yogi atau penyembah Tuhan adalah anugrah besar, sebab kelahiran seperti itu akan memberikan dorongan khusus kepadanya.

    Tetapi apbila seorang Yogi tekun berusaha dengan tulus untuk mencapai kemajuan, maka setelah disucikan sampai lepas dari segala pencemaran, akhirnya setelah emnjalani latihan selama kelahiran demi kelahiran, ia mencapai tujuan tertinggi, yakni Kesadaran Tuhan. Khusuk berpikir tentang Tuhan adalah adalah tingkatan yang sempurna. Setelah mengalami kelahiran dan kematian berulang kali, dia benar – benar berada pada pengetahuan akan berserah diri kepada Tuhan, dengan mengetahui bahwa Tuhan sebab dari segala sebab. Roh agung seperti itu sangat jarang adanya.

    Dari semua Yogi, dia yang selalu berada bersama Tuhan, dengan keyakinan yang besar dan bersembahyang kepada Tuhan dalam pelayanan cinta kasih Rohani, adalah yang paling dekat dan paling tinggi dari semuanya.

  Oleh karena itu puncak dari rentetan semua jenis Yoga terbentang dalam bakti, yaitu mempersembahkan pelayanan suci kepada Tuhan. Sebenarnya semua jalan yoga bermuara ke sini, sebab Tuhan adalah Tujuan akhir dari semua jalan Yoga.  Dalam permulaan dari Hatha, tantra, karma, bhakti, mantra, yantra dan jnana Yoga merupakan jalan panjang menuju keinsyafan diri. Seseorang yang berada pada titik tertentu dan tidak mencapai kemajuan lebih lanjut dinamai cera khusus, Hatha yogi, Tantra Yogi, Karma Yogi, Bhakti Yogi, Mantra Yogi, Yantra Yogi, Jnana Yogi dan sebagainya. Akan tetapi orang yang sudah sempurna dalam Yoga, akan melampaui semua jalan itu, yang ada hanya kesadaran Tuhan. Kesadaran Tuhan adalah mata rantai terakhir dari semua rangkaian Yoga, Tanpa yang terakhir ini, semua rangkaian tersebut tak akan berguna. Orang yang tertarik peda kesempurnaan Yoga hendaknya segera mulai dengan kesadaran Tuhan, dan menjalani kehidupan dengan cinta kasih Tuhan.

Contac Us:

Guru Made Sumantra

Address: Lungsiakan Rd, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia.

www.yogahealingbali.com

Email: info@yogahealingbali.com

Call: 087861187825

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s